wudhu’

dema

0

       Wudlu menurut bahasa bersih dan indah sedangkan menurut syara’ menggunakan air pada anggota tertentu yg diawali dengan niat dalam Al-Qur’an surat al-Maidah ayat 6 Allah berfirman:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا قُمْتُمْ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ فَٱغْسِلُوا۟ وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى ٱلْمَرَافِقِ وَٱمْسَحُوا۟ بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى ٱلْكَعْبَيْنِ

      Dalam potongan ayat diatas allah memerintahkan kita orang mukmin yang hendak mendirikan sholat untuk membasuh muka dan tangan sampai siku mengusap kepala dan membasuh kaki sampai dengan mata kaki

  Dan hadist nabi yang diriwayatkan imam muslim:

                                                                                                                      لا يَقْبَلُ اللهُ بِغَيْرِ طُهُورٍ  

      Hadist diatas  Nabi Muhammad SAW mewajibkan kita untuk bersuci atau wudlu sebulum melaksanakan sholat dan seseorang yang tidak ber wudlu sholatnya tidak akan diterima

      Dalam wudlu terdapat beberapa perkara yang dibahas seperti syarat,rukun, dan sunnah wudlu , sebelum masuk kepembahasan kita harus memgetahui syarat wajib dan sah wudlu

      Syarat wajib (siapa yang harus wudlu) meliputi Islam, baligh, dan berakal. Sementara itu,  syarat sahnya wudlu’ mencakup penggunaan air suci mensucikan, tidak terdapat sesuatu pada anggota wudlu’ yang bisa merubah sifat air dengan kuat, seperti pewarna, tidak ada penghalang yang menghalangi air mngenai anggota wudlu (seperti cat kuku), dan suci dari haid/nifas. Pelaksanaannya harus memenuhi 6 rukun (fardu) secara berurutan

      Setelah mengetahui syarat wajib dan syarat sah kita harus mengetahui ruku-rukun wudlu:

  1. Niat bersertaan Membasuh muka: Meliputi seluruh area wajah, dari batas tumbuhnya rambut kepala hingga bawah dagu, dan antara telinga kanan dan kiri.
  2. Membasuh Kedua Tangan hingga Siku: Dimulai dari ujung jari hingga melewati siku.
  3. Mengusap Sebagian Kepala: Mengusap sebagian rambut atau kepala dengan air.
  4. Membasuh Kedua Kaki hingga Mata Kaki: Dimulai dari jari kaki hingga melewati mata kaki.
  5. Tertib: Melakukan gerakan secara berurutan sesuai urutan di atas.

      Untuk menyempurnakan wudhu, kita harus melaksanakan sunnah-sunnah wudlu:

  1. Bersiwak dengan benda yang bisa menghilangkan kotoran yang melekat pada gigi
  2. Membaca Basmalah: Memulai wudhu dengan membaca "Bismillahirrahmanirrahim"
  3. Membasuh Telapak Tangan: Membasuh kedua telapak tangan sebanyak 3 kali.
  4. Berkumur dan Membersihkan Hidung: Berkumur-kumur sebanyak 3 kali, dilanjutkan dengan menghirup air ke dalam hidung (istinsyaq) dan mengeluarkannya (istintsar) sebanyak 3 kali.
  5. Membasuh Wajah: Membasuh wajah secara menyeluruh sebanyak 3 kali.
  6. Membasuh Tangan: Membasuh tangan kanan hingga siku sebanyak 3 kali, kemudian dilanjutkan dengan tangan kiri hingga siku sebanyak 3 kali.
  7. Mengusap Kepala dan Telinga: Mengusap kepala dengan tangan yang sudah dibasahi air sebanyak 1 kali, kemudian dilanjutkan dengan mengusap kedua telinga luar dan dalam sebanyak 1 kali.
  8. Membasuh Kaki: Membasuh kaki kanan hingga mata kaki sebanyak 3 kali, kemudian kaki kiri hingga mata kaki sebanyak 3 kali. Pastikan sela-sela jari kaki ikut dibersihkan.

        Setalah itu kita harus mengetahui perkara-perkara yang membatalkan wudlu berikut ini:

  1. Keluar sesuatu dari qubul (kemaluan) atau dubur (seperti buang angin, buang air kecil, atau buang air besar).
  2. Hilang akal, seperti tidur nyenyak dalam posisi yang tidak duduk tetap, pingsan, atau mabuk.
  3. Bersentuhan kulit antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram tanpa penghalang.
  4. Menyentuh kemaluan atau lubang dubur dengan telapak tangan tanpa penghalang.